5 Hal Penting dalam Usaha Bebek Petelur yang Perlu Diketahui

Usaha Bebek Petelur – Bingung ingin membuka usaha yang dapat menghasilkan untung besar? Cobalah untuk memulai usaha bebek petelur. Bagi yang menyukai jenis pekerjaan beternak, kegiatan tersebut dapat membantu untuk mengisi waktu luang sambil mengerjakan hobi.

Usaha Bebek Petelur

Berikut ini hal yang perlu diperhatikan sebelum memulainya, yaitu:

1. Menyediakan Kandang

Hal pertama yang perlu diketahui sebelum membuka usaha bebek petelur yaitu mempersiapkan kandang untuk tempat tinggal bebek. Kandang yang digunakan bukanlah yang sembarang asal jadi, namun sesuai dengan kebutuhan yang akan dipergunakan.  Terdapat tiga macam jenis kandang yang biasanya dipakai oleh para peternak yakni, kandang litter, panggung dan sistem baterai.

Jika kandang telah siap dan bisa dihuni oleh hewan ternak, maka selanjutnya yang harus diperhatikan yaitu kebersihan serta sirkulasi udara. Mengapa hal itu penting? Bersihnya tempat yang ditinggali akan memberikan pengaruh terhadap kesehatan dan juga produksi telurnya.

Bagi para pengusaha pastikan bahwa kandang dalam kondisi kering dengan kelembaban udara 60 persen. Mempunyai tempat peralatan makan dan minum yang di khususkan untuk ternak. Demi keamanan hewan ternak buat dinding pembatas agar tidak melihat binatang lain yang dapat membuat bebek cemas.

2. Lahan yang Cukup

Supaya dapat menampung sejumlah hewan ternak yang relatif banyak, maka diperlukan lahan yang cukup luas. Tidak hanya itu saja, lokasi tempat untuk pemeliharaan harus jauh dari area pemukiman rumah warga. Jadi tidak akan mengganggu warga sekitar dengan bau dan juga kotoran yang di timbulkan.

Suara bising serta bunyi yang dihasilkan dari kegiatan aktivitas manusia dapat mempengaruhi kualitas telur yang dihasilkan. Akses jalan serta transportasi, meskipun jauh dari lingkungan warga namun harus mudah untuk di akses. Fungsinya supaya bisa menyalurkan makanan berupa pakan dan telur yang akan diperjual belikan.

Baca Juga:  Rincian Modal Jualan Sosis Bakar yang Harus Diperhitungkan

3. Bibit Bebek

Nah, selanjutnya yang menentukan bebek unggul atau tidaknya dapat dilihat dari bibit yang dibeli. Oleh sebab itulah setiap pengusaha bebek biasanya akan selektif pada tahap ini, kriteria serta jenis dari bibit yang akan diambil harus sesuai dengan standar masing-masing peternak. Biasanya pihak supplier akan terlebih dahulu memberikan sampel.

Sampel disini akan dijadikan bahan pertimbangan, akankah peternak tersebut setuju untuk membeli bibit tersebut atau tidaknya. Terdapat beberapa kriteria yang perlu diperhatikan di antaranya yaitu:

  • Sudah berumur 3 hingga 6 bulan.
  • Fisik yang sehat.
  • Aktif dan lincah.
  • Merupakan hasil dari indukan petelur produktif.
  • Nafsu makan stabil dan warna bulu yang cerah.

4. Kebutuhan Makan dan Suplemen

Makanan adalah hal terpenting yang harus disiapkan setiap harinya bagi seorang peternak. Memilih pakan yang baik dan berkualitas akan berpengaruh terhadap telur yang dihasilkan. Tambahan suplemen sebagai makanan sampingan, termasuk hal wajib yang harus dipenuhi oleh para peternak.

Pemenuhan akan makanan dan suplemen diberikan sebelumnya telah disesuaikan dengan kebutuhan serta usianya. Hal ini dianggap dapat meningkatkan kemampuan bebek dalam menghasilkan telur dalam jumlah yang banyak.

5. Modal

Berbicara tentang usaha, tidak ada satu usaha pun yang tak memerlukan modal. Semua jenis bisnis rintisan baik yang kompleks hingga sederhana, semuanya membutuhkan modal. Modal utama yang dikeluarkan dalam bisnis peternak yaitu tetap. Biaya tersebut rutin dibayarkan walaupun tidak terdapat kegiatan produksi.

Mengapa meskipun tidak ada kegiatan, namun biaya terus berlanjut? Hal ini disebabkan aktivitas sehari-harinya memerlukan biaya. Contohnya pemberian makan, minum, pembersihan kandang. Jadi,  segala bentuk kegiatan operasionalnya tidak bisa lepas dari yang namanya asupan modal.

Demikianlah penjelasan terkait usaha bebek petelur yang bisa dipelajari terlebih dahulu sebelum memulai beternak. Cermati beberapa hal yang  penting untuk diketahui, mulai dari jenis pengambilan bibit yang baik serta modal awal yang dibutuhkan. Mulailah untuk menganalisis untung dan rugi yang akan diperoleh.

Baca Juga:  Cara Menambah Bidang Usaha di OSS dengan Mudah dan Cepat

About Merry Rianna