Nilai Bilangan Kuantum Yang Mungkin Dalam Suatu Orbital Adalah

Nilai Bilangan Kuantum Yang Mungkin Dalam Suatu Orbital Adalah.

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia netral

Ganjaran kuantum
(bahasa Inggris:

Quantum number
) merupakan predestinasi yang menyatakan geta atau posisi elektron dalam partikel yang diwakili oleh suatu nilai yang menjelaskan jumlah kekal n domestik sistem dinamis. Bilangan kuantum menyantirkan rasam elektron kerumahtanggaan orbital.[1]

Bilangan kuantum menentukan tingkat energi terdepan atau jarak dari inti, bentuk orbital, orientasi orbital, dan spin elektron. Setiap sistem kuantum dapat mempunyai suatu atau lebih qada dan qadar kuantum.[2]

Ganjaran kuantum ialah salah satu ciri khas mulai sejak eksemplar atom mekanika kuantum atau model zarah maju yang dicetuskan oleh Erwin Schrödinger. Intern mekanika kuantum,
bilangan kuantum
diperlukan buat
menggambarkan arus elektron dalam atom hidrogen dan partikel-atom lain. Bilangan-bilangan ini diturunkan
dari penyelesaian matematis persamaan Schrödinger bakal atom hidrogen.

Spesies

[sunting
|
sunting sumber]

Jenis suratan kuantum adalah:[3]

  1. Bilangan kuantum utama
    (n)
    yang menyatakan tingkat energi.
  2. Bilangan kuantum azimut/momentum sudut
    (ℓ)
    yang menyatakan tulangtulangan orbital.
  3. Suratan kuantum magnetik
    (m)
    nan menyatakan orientasi orbital n domestik ruang tiga dimensi.
  4. Bilangan kuantum spin
    (s)
    yang menyatakan spin elektron pada sebuah zarah.


Bilangan kuantum utama (horizon)

[sunting
|
sunting sumber]

Bilangan kuantum utama
(primer) digunakan bagi menyatakan tingkat energi utama yang dimiliki oleh elektron kerumahtanggaan sebuah atom. Bilangan kuantum utama tidak pernah bernilai nol. Kadar kuantum utama dapat n kepunyaan skor semua bilangan berupa, yaitu 1,2,3,4 dan seterusnya. Sedangkan kelopak atom dinyatakan dengan huruf K,L,M,Kaki langit dan seterusnya.[3]

Alat peraba K L M N
Angka
t
1 2 3 4

contoh:

n=1
elektron congah pada kelopak K;

cakrawala=2
elektron berada pada kelopak L;

n=3
elektron berada pada kelopak M;

n=4
elektron berharta pada kelopak N; dan selanjutnya

Baca Juga:  Gerakan Roll Yaitu Gerakan Berguling Ke

Bilangan kuantum utama
juga berhubungan dengan jarak umumnya elektron dari inti dalam orbital tertentu. Semakin besar
n, semakin lautan jarak rata-rata elektron dalam orbital tersebut dari inti dan makanya karena itu semakin besar orbitalnya.[3]


Bilangan kuantum azimut / periang ki perspektif ()

[sunting
|
sunting sumur]

Bilangan kuantum azimut
sering disebut
predestinasi kuantum anguler (sudut). Energi sebuah elektron gandeng dengan operasi orbital yang digambarkan dengan momentum ki perspektif. Paksa tesmak tersebut dikarakterisasi menunggangi qada dan qadar kuantum azimut. Kadar azimut menyatakan bentuk suatu orbital dengan simbol









{\displaystyle \ell }




“huruf L mungil”. Bilangan kuantum azimut kembali berhubungan dengan total subkelopak. Kredit ini menggambarkan subkelopak yang dimana elektron berbeda. Kerjakan subkelopak
s,
p,
d,
f
qada dan qadar kuantum azimut berturut-turut adalah 0,1,2,3.[2]

Skor ketentuan kuantum azimut maupun “









{\displaystyle \ell }



” ini mengelepai lega nilai kadar kuantum utama maupun
“horizon”
. Untuk nilain
tertentu,









{\displaystyle \ell }




punya nilai bilangan bulat nan bisa jadi dari 0 setakat (ufuk-1). Bila
t-1, sahaja suka-suka satu ponten









{\displaystyle \ell }




yakni







=
n



1
=
1



1
=



{\displaystyle \ell =n-1=1-1=0}



. Bila
n=2, cak semau dua angka









{\displaystyle \ell }



, adalah 0 dan 1. Bila
n=3, cak semau tiga nilai









{\displaystyle \ell }



, adalah 0,1, dan 2. Kredit-nilai









{\displaystyle \ell }

Baca Juga:  Pesindhen Atau Sindhen Mempunyai Gaya Dalam Bernyanyi Dalam Bentuk




lazimnya ditandai dengan huruf
s, p, d, f…
sebagai berikut:[3]










{\displaystyle \ell }



0 1 2 3
Segel orbital s p d f

Bintang sartan bila









{\displaystyle \ell }



=0, kita memiliki sebuah orbital
s; bila









{\displaystyle \ell }



=1, kita mempunyai orbital
f; dan selanjutnya.

Sekumpulan orbital-orbital dengan nilai
n
yang sama acap kali disebut kulit. Satu atau bertambah orbital dengan skor
ufuk
dan









{\displaystyle \ell }




yang seimbang dirujuk buruk perut subkelopak. Misalnya kelopak dengan
lengkung langit=2 terdiri atas 2 subkelopak,









{\displaystyle \ell }



=0 dan 1 (nilai-ponten









{\displaystyle \ell }




yang diizinkan untuk
cakrawala=2). Subkelopak-subkelopak ini disebut subkelopak
2s
dan subkelopak
2p
di mana 2 menandakan biji
ufuk, sedangan
s
dan
p
melambangkan biji









{\displaystyle \ell }



.[3]

Grafik di bawah ini menunjukkan keterkaitan besaran pelupuk dengan banyaknya subkelopak serta macam subkelopak dalam suatu atom.

Jenis subkelopak Jumlah orbital Elektron maksimum
Subkelopak s 1 orbital 2 elektron
Subkelopak p 3 orbital 6 elektron
Subkelopak d 5 orbital 10 elektron
Subkelopak f 7 orbital 14 elektron


Qada dan qadar kuantum magnetik
(m)


[sunting
|
sunting sumber]

Bilangan kuantum magnetik
menyatakan tingkah laku elektron n domestik ajang magnet. Tidak adanya gelanggang magnet luar menciptakan menjadikan elektron alias orbital mempunyai nilai
n dan l
yang sama tetapi berbeda
m.
Hanya dengan adanya medan magnet, ponten tersebut kurang berubah. Hal ini dikarenakan timbulnya interaksi antara medan magnet sendiri dengan tempat magnet luar.[2]

Bilangan kuantum magnetik cak semau karena pejaka sudut elektron, gerakannya berbimbing peredaran arus listrik. Karena interaksi ini, elektron menyetimbangkan diri di wilayah tertentu sekitar inti. Provinsi khusus ini dikenal sebagai orbital. Orientasi elektron di selingkung inti dapat ditentukan dengan menggunakan kodrat kuantum magnetik
m
.[2]

Di dalam satu subkulit, ponten
m
bergantung plong nilai bilangan kuantum azimut/momentum tesmak
l.
Bakal biji
l
tertentu, cak semau (2l + 1)
angka bulat
m
laksana berikut: –l, (-l + 1), …, 0, …, (+l – 1), +l

Bila
l =0, maka
m=0. Bila l =1, maka terdapat tiga angka m yaitu -1,0,dan -1. Bila l =2, maka terletak lima nilai m yaitu -2,-1,0,+1, dan +2. Kuantitas m menunjukkan jumlah orbital dalam subkulit dengan angka l tertentu.[3]


Bilangan kuantum putaran
(s)


[sunting
|
sunting sumur]

Bilangan kuantum putaran
menyatakan momentum sudut suatu partikel. Putaran n kepunyaan fon
“s”
atau sering ditulis dengan
ms

(predestinasi kuantum putaran magnetik). Suatu elektron dapat mempunyai bilangan kuantum spin
s
= +1/2 alias -1/2.[1]

Nilai faktual atau destruktif berbunga putaran menyatakan penggalan ataupun diseminasi partikel puas tali api. Sebagai teoretis, cak bagi nilai
s=+1/2
bermanfaat bertentangan arah penusuk jam (ke atas), sedangkan
s=-1/2
berarti searah penusuk jam (ke bawah). Diambil poin secarik karena sekadar cak semau dua probabilitas pembiasaan, yaitu atas dan bawah. Dengan demikian, kebolehjadian untuk membidik ke atas adalah 50% dan peluang bagi ke asal adalah 50%.[3]

Bacaan

[sunting
|
sunting sumber]

  1. ^


    a




    b



    James E. Brady (1990)
  2. ^


    a




    b




    c




    d



    http://www.ilmukimia.org/2013/05/bilangan-kuantum.html
  3. ^


    a




    b




    c




    d




    e




    f




    g



    Chang R. 2003.
    General Chemistry: The Essential Concepts.
    alih bahasa: Hangit Noviandri dkk. 2004.
    Kimia Radiks jilid 1. Jakarta:Erlangga.



Nilai Bilangan Kuantum Yang Mungkin Dalam Suatu Orbital Adalah

Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Bilangan_kuantum

Baca Juga:  Salah Satu Pelajaran Penting Dari Jatuhnya Konstantinopel

Artikel Terkait