Mengimani Kitab Allah Tidaklah Hanya Membenarkan Dalam Hati Tetapi Harus

Mengimani Kitab Allah Tidaklah Hanya Membenarkan Dalam Hati Tetapi Harus.


Salah satu nan tak kalah penting dalam menjadi umat Muslim ialah memahami hikmah berketentuan kepada Kitab-kitab Sang pencipta, khususnya Al-Alquran. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)

Jakarta, CNN Indonesia

Keimanan terdapat relung hati dan diamalkan dengan polah. Keimanan akan mendorong seseorang melakukan sesuatu yang sesuai dengan wangsit dan aplikasi agama.

Iman kepada kitab-kitab Allah SWT juga tercermin intern perilaku seorang Muslim. Berikut beberapa perilaku dan hikmah beriktikad kepada kitab-kitab Allah SWT:

1. Meningkatnya Kualitas Jiwa Diri

Iman puas kitab-kitab Allah SWT dapat meningkatkan kualitas roh pribadi. Fungsi ini tercantum intern ayat Alquran berikut ini:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

وَالَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ وَمَآ اُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ ۚ وَبِالْاٰخِرَةِ هُمْ يُوْقِنُوْنَۗ

اُولٰۤىِٕكَ عَلٰى هُدًى مِّنْ رَّبِّهِمْ ۙ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ

Artinya: “Dan mereka yang beriktikad kepada (Alquran) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan sebelum engkau serta mereka yakin akan adanya darul baka. Merekalah nan mujur ramalan dari Tuhannya, dan mereka itulah basyar-anak adam yang mendapat.” (Q.S. al-Baqarah [2]: 4-5).

Setelah 6 bulan tutup sejak bulan Maret 2020 karena wabah covid-19, Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) At-Taqwa mencoba dibuka lagi pada Senin (19/10) atas keinginan warga yang melihat anaknya jenuh tiap sore usai jam sekolah daring hanya bermain gadget. Sebagai langkah hati-hati, TPQ At-Taqwa memberlakukan protokol kesehatan 3M yakni wajib mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. CNN Indonesia/ DamarSelain membaca, pahami juga hikmah beriman kepada Kitab-kitab Tuhan (Foto: CNN Indonesia/ Dempul)

Ayat di atas menjelaskan bahwa orang-turunan yang berkeyakinan kepada Alquran dan menjadikannya pedoman roh yakni orang-bani adam yang membujur petunjuk berusul Yang mahakuasa.

Alquran berisi perintah beribadah dan menyembah Allah mudah-mudahan manusia bukan terbius dengan nyawa bumi.

Alquran pun mengajarkan khalayak mengamalkan baik dan tolong-menolong kepada sesama. Selain itu, Quran juga melarang keadaan-hal nan dapat merugikan manusia.

Kitab Allah mengajarkan manusia moga memperoleh kebahagiaan di dunia dan darul baka.

Baca Juga:  Asal Mula Sungai Barito Termasuk Cerita Rakyat Yang Berbentuk

2. Mengajarkan Prinsip Membangun Spirit Bermasyarakat

Alquran mengajarkan cara bersikap terhadap sesama dalam berbagai keadaan. Allah bukan membedakan manusia berdasarkan status sosial maupun jabatan.

Dengan kemiripan tersebut jiwa masyarakat akan tenang. Masyarakat yang mengamalkan wahyu Alquran akan menjadi masyarakat yang baik.

3. Merenda Kerukunan

Alquran mengajarkan umat Islam tentang persatuan dan kerukunan privat bernegara. Rasulullah SAW telah memeragakan saat membangun negara Madinah.

Beliau menerapkan kebebasan beragama, ketabahan antar-umat beragama, serta kehidupan mempertahankan musuh serangan negara enggak nan bermaksud bercagak persatuan.

4. Meningkatkan Keagamaan kepada Sang pencipta SWT

Alquran digdaya perintah, pemali, dan imbauan dalam beribadah. Seseorang nan mengamalkan Alquran akan meningkatkan keimanan kepada Almalik SWT.

Selain itu, seseorang yang berbuat Alquran bermakna melaksanakan perintah, menjauhi larangan, serta mengamalkan imbauan Allah SWT dan Rasulullah SAW.

Umat Muslim berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa Allah SWT. CNN Indonesia/Adhi Wicaksono.Hikmah berkepastian kepada kitab-kitab Allah yaitu meningkatan iman kepada Si Pencipta (Foto: Adhi Wicaksono)

Beriman kepada Kitab-Kitab sebelum Quran

Sejumlah perilaku yang boleh dilakukan sebagai wujud keimanan kepada kitab nan diturunkan sebelum Quran, yaitu kitab Taurat, Zabur, dan Injil sebagai berikut:

  1. Meyakini bahwa kitab Taurat diterima maka itu Nabi Musa a.s. untuk menjadi peringatan serta pedoman baginya dan Anak laki-laki Israel.
  2. Mengimani bahwa kitab Zabur diterima maka dari itu Nabi Daud a.s. lakukan menjadi peringatan serta pedoman baginya dan kaumnya.
  3. Meyakini bahwa kitab Injil masin lidah makanya Utusan tuhan Isa a.s. untuk menjadi peringatan serta pedoman baginya dan Anak laki-laki Israel.
  4. Meyakini bahwa Allah SWT mengedrop kitab Taurat, Zabur, serta Bibel bagi menjadi peringatan saja bagi kaum pada masanya.
  5. Meyakini bahwa kitab Taurat, Zabur, serta Alkitab merupakan wahyu Allah SWT dan bukan karangan nabi dan nabi.
  6. Mengimani bahwa hanya Tuhan SWT nan Maha Memafhumi segala apa sesuatu tentang kitab Taurat, Zabur, dan Injil.
Baca Juga:  Berikut Termasuk Jenis Buah Musiman Kecuali

Beriman kepada Alquran

Alquran adalah kitab nan terdidik keasliannya dan tidak akan berubah sampai akhir zaman.

Alquran berbeda dengan kitab-kitab sebelumnya nan hanya berfungsi perumpamaan peringatan buat suku bangsa tertentu, pedoman bagi semua umat insan hingga akhir zaman.

Umat Islam melakukan tadarus Alquran di rumahnya usai melaksanakan shalat tarawih di Kelurahan Gladak Anyar, Pamekasan, Jawa Timur, Kamis (23/4/2020). Sebagian warga di kabupaten tersebutmelaksanakan ibadah shalat tarawih dan tadarus di rumah masing-masing mengikuti imbauan pemerintah terkait Pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Saiful Bahri/aww.Hikmah berketentuan kepada kitab-kitab Halikuljabbar, termasuk Al-Quran (Foto: ANTARA FOTO/Saiful Bahri)

Quran telah menunaikan janji ajaran yang terdapat plong kitab-kitab sebelumnya. Ajaran yang terletak n domestik kitab-kitab tersebut tidak pula berlaku selepas Quran diwahyukan.

Oleh karena itu, kita tidak perlu menjalankan tanzil yang terwalak sreg kitab Taurat, Zabur, dan Injil.

Syariat yang bermain bikin umat sebelum Rasul Muhammad SAW pun tidak berlaku bagi umat masa ini, kecuali untuk syariat-syariat tertentu nan sudah ditetapkan maka dari itu Alquran dan sunah Rasulullah SAW, misalnya syariat Nabi Ibrahim AS.

Hal ini tidak berarti syariat para nabi dan rasul terdahulu tidak baik, sahaja Quran telah menyempurnakan hukum sebelumnya. Dengan demikian, kita lain terlazim menjalankan hukum terdahulu.

Kita sahaja diberi muatan untuk berbuat ajaran yang terdapat dalam Alquran. Perilaku penerapan iman kepada Quran boleh dilakukan dengan beberapa kaidah di atas.

(din/fjr)


[Oyong:Video CNN]


Mengimani Kitab Allah Tidaklah Hanya Membenarkan Dalam Hati Tetapi Harus

Source: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20210303124222-284-613140/memahami-hikmah-beriman-kepada-kitab-kitab-allah

About Merry Rianna