Jelaskan Bentang Alam Di Negara Thailand

Jelaskan Bentang Alam Di Negara Thailand

ASEAN merupakan organisasi regional yang beranggotakan negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

GridKids.id

Association of Southeast Asian Nation (ASEAN)
adalah perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara yang merupakan organisasi regional yang beranggotakan 11 negara.

ASEAN
resmi dibentuk pada 8 Agustus 1967 dengan anggota awal 5 negara yang menandatangani
deklarasi bangkok.

Penandatanganan deklarasi tersebut diwakili oleh Menteri Luar Negeri 5 Negara, yaitu Adam Malik (Indonesia), Malaysia (Tun Abdul Razak), Filipina (Narciso Ramos), Thanat Khoman (Thailand), S. Rajaratnam (Singapura).

Dari yang awalnya beranggotakan 5 anggota, kini organisasi regional ini telah memiliki 11 anggota dengan bergabungnya Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, Kamboja, dan Timor Leste.

Baca Juga: Sejarah ASEAN: 5 Negara yang Tandatangani Deklarasi Bangkok dan Isinya

Negara-negara anggota ASEAN
memiliki potensi sumber daya alam dan ekonomi yang berbeda-beda.

Sehingga hubungan kerja sama di antara anggota memegang peranan penting dalam perkembangan ekonomi maupun teknologi di masing-masing negara.

Bagaimana keadaan alam negara Thailand?
Muang Thai atau dikenal dengan Thailand adalah salah satu negara yang terletak di kawasan Asia Tenggara. Thailand merupakan negara berkembang, sama seperti Indonesia. Saat ini (tahun 2022), jumlah penduduk Thailand mencapai lebih dari 69 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, mayoritas masyarakatnya beragama Buddha, yakni lebih dari 90%. Sementara agama minoritas meliputi Islam, Kristen, Hindu dan Skih.

Keadaan alam Thailand dipengaruhi oleh letak geografisnya. Negara ini berbatasan langsung dengan negara-negara di Asean, seperti Malaysia, Kamboja, Laos dan Myanmar. Sebelum dikenal dengan nama kerajaan Thai, dulunya merupakan kerajaan Siam.

Rekomendasi Artikel
:
7 Tempat Wisata di Pattaya, Thailand

Kota Pattaya di pesisir timur Teluk Thailand

Luas wilayah Thailand adalah 513.120 km2. Keadaan alam Thailand, dibedakan atas empat wilayah, meliputi :

  • Pertama, dataran rendah Thailand berada di bagian tengah. Wilayah ini dialiri oleh Sungai Chao Phraya dan merupakan daerah yang subur.
  • Kedua, daerah pegunungan terdapat di bagian utara dan barat wilayah Thailand. Puncak tertinggi berada di Gunung Doi Inthanon, tingginya mencapai 2.594 meter.
  • Ketiga, dibagian timur terdapat pegunungan Plato atau pegunungan kapur.
  • Keempat, dibagian selatan merupakan Semenanjung Melayu.

Sungai Chao Phraya merupakan sungai utama di Thailand, panjangnya mencapai sekitar 327 km. Aliran sungai Choa Phraya berakhir di Teluk Thailand. Sungai Chao Phraya merupakan sungai utama di Thailand, panjangnya mencapai sekitar 327 km. Aliran sungai Choa Phraya berakhir di Teluk Thailand yang merupakan teluk yang terletak di Laut China Selatan. Teluk ini memiliki luas 320.000 km2, dikelilingi oleh negara Malaysia, Kamboja, Thailand dan Vietnam.

Thailand selatan merupakan kawasan Semenanjung Melayu, atau dalam kitab Negarakertagama disebut Ujung Medini. Semenanjung  Melayu atau disebut Semenanjung Melaka merupakan semenanjung besar di kawasan Asia Tenggara. Semenanjung ini dianggap sebagai chersonesus aurea dalam peta-peta Ptolemeus.

Dibagian selatan merupakan tanah genting yang menyebar hingga Semenanjung Melayu. Tanah genting di Thailand Selatan selalu lembab dan panas. Selain Bangkok, beberapa kota besar di Thailand yaitu Chiang Mai, Nakhon Ratchasima, Nakhon Sawan dan Songklha.

Baca Juga:  Tuliskan Dua Contoh Upaya Pelestarian Laut

Iklim di negara Thailand adalah tropis dan subtropis. Terdapat tiga musim yatu hujan, panas dan dingin. Wilayah Thailand sebelah utara lebih dingin dibandingkan dengan sebelah selatan. Berikut ini cuaca Thailand dan periodenya :

  • Musim Hujan : Terjadi pada bulan Mei hingga November wilayah pedalaman.
  • Musim Panas : Berlangsung pada bulan Maret hingga Meri
  • Musim Panas : November hingga Mei

Baca Juga :

Demikian pembahasan singkat mengenaiKeadaan Alam Negara Thailand, semoga bermanfaat dan berguna bagi pembaca semua. Baca juga artikel menarik dan informatif seputar negara Thailand lainnya. Kurang lebih kami mohon maaf, sekian terima kasih.

Share ke teman kamu:

Tags
:

tirto.id – Kondisi alam Indonesia dan negara-negara ASEAN termasuk Thailand dan Singapura merupakan salah satu gambaran potensi sumber daya alam dan ekonomi mereka.

Association of Southeast Asian Nation (ASEAN) atau Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara merupakan organisasi regional yang kini beranggotakan 10 negara. ASEAN berdiri pada 8 Agustus 1967 saat wakil dari 5 negara Asia Tenggara meneken Deklarasi Bangkok.

Pada tanggal itu, para Menteri Luar Negeri masing-masing negara pelopor pembentukan ASEAN menandatangi deklarasi tersebut.

Mengutip catatan di situs Seknas ASEAN-Indonesia, menteri-menteri tersebut berasal dari negara Indonesia (Adam Malik), Filipina (Narciso Ramos), Malaysia (Tun Abdul Razak), Thanat Khoman (Thailand), dan Singapura (S. Rajaratnam).

Kelima negara yang membentuk ASEAN ini ternyata memiliki tujuan yang tertulis dalam Deklarasi Bangkok. Berikut ini tujuan pembentukan ASEAN:

  • Mempercepat tumbuhnya ekonomi, kemajuan sosial, dan budaya di ASEAN
  • Mengutamakan perdamaian dan stabilitas regional dengan cara menghormati negara-negara di kawasan ASEAN serta mengikuti anjutan piagam PBB
  • Mengutamakan kerja sama aktif serta saling tolong menolong dalam menghadapi kepentingan bersama, misal ekonomi, sosial, teknik, ilmu pengetahuan, dan administrasi
  • Saling tolong menolong dalam pelatihan dan fasilitas riset/penelitian
  • Melakukan kolaborasi dalam mengembangkan agrikultur, industri, perluasan wilayah dagang, transportasi, komunikasi, dan menaikkan taraf hidup warga negara
  • Melakukan promosi untuk pendidikan di kawasan Asia Tenggara
  • Mengutamakan hubungan baik dan lebih dekat dengan organisasi tingkat internasional yang mempunyai tujuan serta visi sama.

ASEAN kemudian terus berkembang dan jumlah anggotanya bertambah dari semula 5 menjadi 10 seperti sekarang. Berikut ini daftar negara-negara yang tergabung di ASEAN berdasarkan tanggal masuknya:

  • Indonesia: 8 Agustus 1967
  • Malaysia: 8 Agustus 1967
  • Singapura: 8 Agustus 1967
  • Thailand: 8 Agustus 1967
  • Filipina: 8 Agustus 1967
  • Brunei Darussalam: 8 Januari 1984
  • Vietnam: 28 Juli 1995
  • Laos: 23 Juli 1997
  • Myanmar: 23 Juli 1997
  • Kamboja: 30 April 1999.

ASEAN juga memiliki struktur keorganisasian. Dalam struktur itu, kewenangan tertinggi ada pada KTT ASEAN yang merupakan pertemuan puncak antara pemimpin-pemimpin negara ASEAN.

Di struktur ASEAN juga ada Sekretariat ASEAN, yakni sebuah organ yang berfungsi meningkatkan koordinasi antar-badan ASEAN dan implementasi berbagai kegiatan serta proyek dalam kerangka kerja sama ASEAN.

Baca Juga:  Cara Mencegah Banjir Di Lingkungan Rumah

Sekretariat ASEAN dipimpin oleh Sekretaris Jenderal. Mulai Januari 2022, orang yang ditetapkan KTT ASEAN sebagai Sekretaris Jenderal ASEAN adalah Jim Jock Hoi asal Brunei Darussalam. Ia akan mengemban tugas menjadi Sekjen hingga tahun 2022, tepatnya sampai bulan Desember.

Negara-negara ASEAN selama ini memiliki persamaan dan perbedaan dari berbagai segi yang jadi faktor pendorong adanya kerja sama. Salah satu aspek yang bisa menunjukkan persamaan dan perbedaan negara-negara ASEAN adalah keadaan alam di wilayah masing-masing.

Keadaan Alam Negara-negara ASEAN

Negara- negara anggota ASEAN memiliki potensi sumber daya alam dan ekonomi berlainan. Oleh karena itu, kerja sama di antara negara-negara tersebut menjadi penting. Salah satu gambaran potensi dari negara-negara anggota ASEAN bisa dilihat dari kondisi alam di wilayahnya masing-masing.

Di bawah ini, penjelasan tentang kondisi alam di sebagian dari negara ASEAN, yakni Indonesia, Thailand, dan Singapura, sebagaimana dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Sosial (2017) yang diterbitkan Kemdikbud.

1. Keadaan Alam Indonesia

Penjelasan tentang keadaan alam Indonesia dibagi menjadi empat macam, yakni letak dan batas, iklim, bentang alam, dan perairan.

a. Letak dan batas negara Indonesia

Secara astronomis, Indonesia terletak di antara 95 derajat BT-141 hingga 141 derajat BT dan 6 derajat LU sampai dengan 11 derajat LS.

b. Iklim di Indonesia

Indonesia termasuk sebagai negara beriklim tropis berdasarkan letaknya yang berada di antara dua garis 23 setengah derajat LU sampai 23 setengah derajat LS.

c. Bentang alam Indonesia

Bentang ini dijabarkan sebagai relief atau ketinggian vertikal di daratan Indonesia. Di antaranya terdapat pegunungan, dataran tinggi, dataran rendah, peneplain, dan depresi. Berikut contoh masing-masingnya:

  • Pegunungan: pegunungan tertunggi terdapat di Gunung Jaya Wijaya, Papua.
  • Dataran tinggi: dataran tinggi di Magelang, Malang, dan Bandung.
  • Dataran rendah: terdapat di Sumatera bagian timur dan Jawa Barat sebelah utara.
  • Peneplain: terdapat di Pulau Bangka dan Belitung.
  • Depresi: depresi Serayu yang terletak di sepanjang Cilacap-Purwokerto-Wonosobo.

d. Perairan

Secara umum, perairan Indonesia dibagi menjadi dua yakni perairan laut dan perairan darat. Pada perairan laut yang memiliki kedalaman kurang dari 200 meter, terdapat banyak ikan serta hasil laut lain. Sedangkan perairan darat (sungai, danau, dan air tanah), terdapat contoh berupa Danau Toba di Sumatera Utara dan masih banyak yang lainnya.

2. Keadaan Alam Thailand

Penjelasan mengenai keadaan alam Thailand dibagi menjadi 3: letak dan batas negara, iklim, dan bentang alamnya. Berikut ini rincian terkait keadaan alam negara Thailand.

a. Letak dan batas negara Thailand

Wilayah Thailand derada di antara 6 derajat LU sampai 21 derajat LU dan 97 derajat BT hingga 106 derajat BT. Thailand sebelah utaranya berbatasan dengan Myanmar dan Laos, lalu di barat dengan Myanmar, timur dengan Kamboja dan Laos, dan di sebelah selatan dengan Malaysia.

Baca Juga:  Apa Dampak Hutan Gundul Bagi Hewan

b. Iklim di Thailand

Seperti Indonesia, Thailand memiliki iklim tropis dengan temperatur kisaran 26 derajat celcius hingga 28 derajat celcius kala musim kemarau. Sedangkan wilayah Thailand sebelah utara punya udara yang lebih dingin dengan curah hujan yang juga lebih besar.

c. Bentang alam Thailand

Berdasarkan aspek ini, Thailand punya permukaan tanah yang berliku-liku di tengah negaranya, dataran tinggi di sebelah timur, hutan di bukit-bukit/pegunungan sebelah utara, dan bukit-bukit di daerah selatannya.

Thailand punya tanah subur di bagian dataran rendahnya, yakni daerah aliran Sungai Chao Phraya. Bahkan, ibu kota negara Thailand, yakni Bangkok, berada di wilayah dataran rendah tersebut.

3. Keadaan Alam Singapura

Keadaan alam wilayah Singapura bisa dilihat dari segi letak geografis dan batas-batasnya, iklim, serta kondisi bentang alamnya. Berikut ini penjelasannya.

1. Letak dan batas negara Singapura

Wilayah Singapura terletak di antara 1 derajat 11’ LU sampai 1 derajat 27’ LU dan 103 derajat 39’ BT hingga 104 derajat 5’ BT. Secara garis besar, wilayah Singapura berbatasan dengan Selat Johor di sebelah barat dan utara, serta Selat Singapura di timur dan selatannya.

2. Iklim

Seperti Indonesia dan Thailand, wilayah Singapura juga beriklim tropis. Suhu rata-rata yang biasa dirasakan di negara itu adalah 21 derajat celcius sampai 32 derajat celcius, dengan curah hujan di kisaran 2.438 mm setiap tahunnya.

3. Bentang alam

Secara keseluruhan, Singapura memiliki daratan yang terkesan datar. Namun, ada juga beberapa tempat di negara itu yang berupa perbukitan (ada di tengah agak ke utara) dan juga terdapat sungai-sungai pendek di sana. Sungai yang paling utama di Singapura adalah Sungai Ulu Pandan.

Wilayah Singapura bagian tengah agak ke utara memiliki topografi perbukitan dengan puncak bukit

agak membulat. Beberapa bukit itu adalah bukit Timah (±178 m), bukit Gombak (± 133 m), bukit Panjang (± 154m), dan bukit Mandai (±129 m).

Sementara wilayah Singapura bagian timur berupa dataran rendah, dataran alluvial serta sebagian berupa area yang dulunya rawa-rawa.

Kemudian, wilayah barat daya Singapura memiliki relief yang bergelombang diliputi oleh rawa-rawa dan lembah-lembah yang kering, meskipun ada juga yang dialiri air. Di pinggir lembah-lembah itu, berdiri bukit-bukit kecil, seperti bukit faber, bukit Pasir Panjang, dan bukit Sesop.

Baca juga:

  • Apa Saja Faktor Pendorong Kerja Sama ASEAN dan Penghambatnya
  • Contoh Pengaruh Perubahan Ruang terhadap Kehidupan Ekonomi di ASEAN
  • Potensi Negara-negara ASEAN dalam Bidang Ekonomi: Data 10 Anggota
  • Keadaan Alam Negara-negara ASEAN: Filipina, Malaysia, Brunei, Laos

Baca juga artikel terkait ASEAN atau tulisan menarik lainnya Yuda Prinada

(tirto.id – prd/add)


Penulis: Yuda Prinada
Editor: Addi M Idhom
Kontributor: Yuda Prinada

Subscribe for updates Unsubscribe from updates

Jelaskan Bentang Alam Di Negara Thailand

Source: https://memperoleh.com/sebutkan-empat-wilayah-yang-merupakan-bentang-alam-negara-thailand

About Merry Rianna