Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Penjelajahan Kecuali

Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Penjelajahan Kecuali

Lihat Foto

Anggota Mapala UI BKP 2012 sedang beristirahat di tengah hamparan tumbuhan invasif Mantangan (Meremia peltata) di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Rabu (18/08/2013). Penjelajahan taman nasional ini memakan waktu selama 8 hari berada di tengah hutan.

KOMPAS.com –
Aktivitas penjelajahan di alam bebas sangat menyenangkan. Terlebih lagi jika dilakukan bersama teman-teman.

Agar bisa berjalan dengan lancar dan menyenangkan, aktivitas penjelajahan di alam bebas membutuhkan persiapan yang baik.

Sebelum membahas tentang apa saja yang perlu dipersiapkan. Tahukah kamu apa itu aktivitas penjelajahan di alam bebas?

Pengertian aktivitas penjelajahan di alam bebas merujuk pada pengertian kata ‘aktivitas’, kata ‘penjelahan’, kata ‘alam’ dan kata ‘bebas’.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata ‘aktivitas’ memiliki pengertian sebagai salah satu bentuk kegiatan.

Kata ‘penjelajahan’ dapat diartikan sebagai sebuah proses menelusuri serta mengamati suatu hal.

Baca juga: Merancang dan Membuat Pola Batik

Arti kata ‘alam’ adalah lingkungan kehidupan. Sedangkan kata ‘bebas’ berarti sebagai tidak terikat atau tidak terhalang.

Maka aktivitas penjelajahan alam bebas dapat diartikan sebagai bentuk kegiatan menelusuri dan mengamati suatu hal di lingkungan kehidupan yang tidak terhalang atau tidak terikat.

Manfaat aktivitas penjelajahan di alam bebas

Aktivitas penjelajahan di alam bebas memiliki cukup banyak manfaat. Salah satunya adalah bisa mempelajari dan mengerti bagaimana bentuk lingkungan kehidupan alam sekitar.

Penjelajahan alam juga bisa dilakukan untuk meningkatkan kebugaraan jasmani, menyehatkan otak.

Melanjutkan Contoh Soal dan Jawaban Penjas Kelas XI Semester 2 PG bagian kelima (soal nomor 61-75), bagian keenam Penjas Orkes tulisan ini, berisikan materi tentang “Penjelajahan di Perbukitan”.

Baca juga materi yang sama dalam bentuk essay/uraian: Contoh Soal dan Jawaban Penjas Kelas XI Semester 2 Essay (Part-6)

Berikut di bawah ini, soal Pilihan Ganda Penjas beserta jawaban dimulai dari soal nomor 76 sampai dengan 90. 76. Kegiatan penjelajahan di perbukitan sebaiknya dilakukan pada waktu…. a. libur sekolah b. pulang sekolah c. jam pelajaran d. siang hari e. sore hari Jawaban: a 77. Perlengkapan yang wajib dibawa dalam penjelajahan di perbukitan agar tidak salah arah adalah… a. kompas b. skala c. lambang d. penentu jarak e. topi pet Jawaban: a

78. Bahan bakar yang digunakan untuk memasak di gunung adalah…. a. minyak tanah b. gas c. parafin d. kayu bakar e. korek api Jawaban: c 79. Dalam melakukan pendakian gunung dibutuhkan… a. daya tahan fisik yang prima b. mental yang tangguh c. rasa tanggung jawab yang tinggi d. sifat gotong royong yang baik e. tenggang rasa Jawaban: a 80. Tujuan utama dalam melakukan penjelajahan di bukit atu gunung, kecuali…. a. rekreasi b. mengisi waktu luang c. bersenang-senang d. mengenal alam sekitar e. berburu binatang Jawaban: e 81. Di bawah ini yang tidak termasuk perlengkapan dalam pendakian gunung adalah…. a. sepatu gunung b. ransel c. pakaian d. selimut tebal e. tenda Jawaban: d 82. Bentuk-bentuk tenda yang digunakan dalam pendakian gunung adalah… a. tipe prisma dan tipe piramid b. tipe prisma dan tipe kubah c. tipe piramid dan tipe kubah d. tipe kubah dan tipe segitiga e. tipe prisma, piramid, dan kubah Jawaban: e 83. Bahan yang terbaik untuk kantung tidur di gunung adalah… a. super wol b. super parka c. super katun dan super wol d. down atau duvet e. super anorak Jawaban: a 84. Syarat perlengkapan yang dibawa dalam melakukan penjelajahan, kecuali… a. bawalah perlengkapan yang tepat dalam menghadapi medan b. perlengkapan sedikit mungkin tetapi lengkap c. perlengkapan harus seringkas mungkin d. siapkan perlengkapan yang serba modern e. dalam membawa perlengkapan dikemas serapi mungkin Jawaban: d 85. Peralatan pendakian yang digunakan untuk menancapkan atau melepaskan paku piton dan memeriksa kekuatan tebing dengan cara mengetoknya dinamakan…. a. sling b. harness c. hammer d. ascender e. descender Jawaban: c 86. Di bawah ini yang bukan termasuk peralatan navigasi adalah…. a. kompas b. peta c. protektor d. pensil e. tongkat Jawaban: e 87. Suatu alat berbentuk seperti cincin yang digunakan sebagai pengait dinamakan… a. sling b. kernmantle c. webbing d. carabiner e. hammer Jawaban: d 88. Tali yang dipakai untuk melindungi seorang pendaki dari kemungkinan jatuh agar jangan sampai menyentuh tanah adalah… a. tali serat lama b. tali sintetis c. tali plastik d. tali tampar e. tali kawat Jawaban: b 89. Jenis tali yang biasanya digunakan sebagai perlatan untuk pendakian terbuat dari bahan di bawah ini, kecuali…. a. plastik b. sintetis c. serat alam d. hawser laid e. kernmantle Jawaban: a 90. Dalam melakukan kegiatan penjelajahan di alam terbuka maka dipilih lokasi yang memenuhi syarat, yaitu… a. berbatu-batu b. indah dan subur c. terjal dan curam d. berpasir dan berbukit e. aman dan nyaman Jawaban: e

Lanjut ke soal nomor 91-105 => contoh soal PG Penjas kelas 11 semester 2 beserta jawaban bagian ketujuh

Kegiatan penjelajahan di alam bebas merupakan kegiatan yang menyenangkan

karena banyak berunsur petualangan. Dalam sebuah petualangan, seseorang

tidak akan pernah tahu bagaimana akhir perjalanannya. Apakah akan berhasil

sampai ke tujuan atau tidak. Hal ini dikarenakan banyak rintangan dan hambatan

yang mungkin terjadi di alam bebas.

Bahaya yang mungkin mengancam para penjelajah dapat berasal dari alam

dan dari dirinya sendiri. Bahaya dari alam umumnya terjadi di luar kuasa manusia.

Oleh karena itu, setiap penjelajah perlu mengetahui tindakan antisipatif dalam

menghadapi berbagai keadaan yang memaksa penjelajah untuk bertahan hidup.

• Siswa mampu mempraktikkan perencanaan dasar-dasar kegiatan menjelajah alam

bebas serta nilai kerja sama, toleransi, tolong menolong, pengambilan keputusan dalam

• Siswa mampu mempraktikkan keterampilan dasar penyelamatan penjelajahan di alam

bebas serta nilai kerja sama, toleransi, tolong menolong, keputusan dalam kelompok.

Penjelajahan di Alam Bebas (2)

Arena Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

Penjelajahan di Alam Bebas

Penjelajahan di Alam bebas (2)

A. Dasar-Dasar Keterampilan Penjelajahan di Alam Bebas

Risiko dalam melakukan kegiatan di alam hebas tergolong tinggi, jika

kegiatan tersebut tidak dipersiapkan dengan matang. Risiko yang mungkin

timbul ketika melakukan penjelajahan di alam bebas di antaranya cuaca buruk,

medan yang sulit, sumber air dan makanan yang kurang, serta gangguan hewan-

hewan liar. Walaupun demikian, hal-hal tersebut bukanlah halangan yang berarti

untuk melakukan penjelajahan di alam bebas jika dibekali dengan persiapan yang

Persiapan dalam melakukan penjelajahan di alam bebas terdiri atas persiapan

sebelum melakukan penjelajahan dan selama melakukan penjelajahan.

1. Persiapan Sebelum Melakukan Penjelajahan di Alam Bebas

) sangat bermanfaat untuk mendukung dan

memudahkanmu dalam melakukan suatu penjelajahan. Keberhasilan suatu

penjelajahan ditentukan oleh persiapan-persiapan awal yang baik dan matang.

harus dikuasai benar-henar sehingga dapat terhindar dari

Sebelum melakukan penjelajahan, pengetahuan tentang kemampuan

diri sendiri sangat penting. Pengetahuan tersebut sangat bermanfaat untuk

menentukan posisi diri dalam kelompok. Jangan memaksakan diri jika

Terdapat tiga tahapan yang perlu diperhatikan dalam melakukan perencanaan

penjelajahan. Berikut ini adalah ketiga tahapan tersebut.

Dalam rencana penjelajahan terdapat beberapa hal yang harus ditentukan untuk

mempermudah dan menghindari kemungkinan buruk y

ang akan terjadi. Hal-hal

yang harus ditentukan dalam rencana penjelajahan adalah sebagai berikut.

Menjelajah di alam bebas adalah kegiatan yang sangat menyenangkan

Arena Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

1) Menentukan maksud dan tujuan melakukan penjelajahan

2) Menentukan tempat yang akan dituju

3) Pencarian informasi tentang lokasi tempat yang akan dituju

4) Menentukan kegiatan yang akan dilaksanakan

5) Menentukan waktu yang akan dibutuhkan

6) Menentukan dana yang dibutuhkan untuk kegiatan penjelajahan

Perlengkapan adalah bagian yang sangat penting dalam penjelajahan.

erlengkapan harus disesuaikan dengan kebutuhan penjelajahan. Apabila

penjelajahan tersebut berupa

di tempat-tempat yang banyak dikunjungi

orang, perlengkapan yang dibawa dapat minim dan seadanya. Namun, jika

penjelajahan yang dilakukan adalah ekspedisi yang memerlukan waktu lama,

maka perlengkapan yang dibawa pun sangat banyak dan lengkap.

Agar memudahkan dalam merencanakan perlengkapan, buatlah da

perlengkapan yang akan dibawa. Perlengkapan dapat dikelompokkan menjadi

tiga kelompok, yaitu perlengkapan pribadi, perlengkapan kelompok, dan

Perlengkapan pribadi dapat dibagi-bagi menjadi tiga kelompok, yaitu

perlengkapan dasar, perlengkapan tidur, dan perlengkapan penunjang.

Pembagian kelompok ini dibuat untuk memudahkan dalam mempersiapkan

perlengkapan yang akan dibawa.

• Air minum dan makanan • Topi lapangan

Perlengkapan yang dibawa harus sesuai dengan kebutuhan

Penjelajahan di Alam bebas (2)

c) Perlengkapan penunjang

Perlengkapan kelompok adalah perlengkapan yang dibawa untuk memenuhi

kebutuhan semua anggota kelompok. Berikut adalah macam-macam

e) Alat pembuat api (korek api, para

n, kompor lapangan, trangia)

Baca Juga:  Salah Satu Faktor Yang Menghalangi Terjadinya Perubahan Adalah

g) Bahan bakar (spiritus, dan minyak tanah)

Perlengkapan teknis adalah perlengkapan yang dibutuhkan untuk teknis-

teknis beraktivitas di alam bebas. Perlengkapan teknis dapat dibagi ke dalam

dua kelompok, yaitu alat bantu kelengkapan jalan dan kelengkapan khusus.

a) Alat bantu kelengkapan jalan

Global Positioning System

Arena Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

Perlengkapan khusus adalah perlengkapan yang dibutuhkan dan

disesuaikan dengan tujuan penjelajahan dan kondisi medan. Contoh

perlengkapan khusus adalah sebagai berikut.

• Perlengkapan penelitian

• Perlengkapan penyusuran gua

• Perlengkapan penyusuran sungai

• Perlengkapan turun tebing

Dalam merencanakan perbekalan yang akan dibawa, ada hal-hal yang perlu

aitu lamanya perjalanan, keadaan medan, dan aktivitas yang

akan dilakukan. Sementara itu, syarat perbekalan makanan adalah makanan

yang mengandung cukup kalori dan gizi, tahan lama, serta mudah dalam hal

2. Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Selama Melakukan

Penjelajahan di Alam Bebas

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam melakukan penjelajahan di alam

bebas di antaranya adalah sebagai berikut.

a. Usahakan untuk melakukan hal-hal yang telah direncanakan sebelumnya,

seperti tempat yang akan dituju dan lamanya waktu penjelajahan yang akan

b. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pemilihan lokasi pendirian kemah

antara lain sebagai berikut.

1) Hindari tempat yang rawan longsor, pohon tumbang, dan gangguan

2) Hindari tempat yang menjadi jalan bagi binatang buas.

3) Terlindung dari hembusan angin.

4) Dekat dengan sumber air.

5) Tetap memelihara kondisi

sik dan mental agar tetap sehat.

6) Jangan membuang sampah sembarangan. Jagalah kebersihan dan

Tenda untuk perlengkapan berkemah

Penjelajahan di Alam bebas (2)

1. Sebutkan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan

2. Perlengkapan dibagi kedalam tiga kelompok, sebutkan!

3. Syarat apa yang harus diperhatikan dalam rencana perbekalan

B. Dasar-Dasar Penyelamatan Penjelajahan di Alam Bebas

Dalam melakukan kegiatan penjelajahan di alam bebas, ada kemungkinan

akan menghadapi suatu kondisi yang disebut survival. Survival berasal dari kata

”, yang artinya upaya untuk mempertahankan hidup. Kondisi survival

dilakukan ketika ada perubahan dari kondisi normal ke kondisi kritis yang tidak

diinginkan, seperti tersesat dalam suatu pendakian gunung. Perubahan tersebut

terjadi karena adanya gangguan yang tiba-tiba atau secara mendadak dan dapat

menimbulkan bahaya. Berdasarkan sumbernya, bahaya dapat dibagi menjadi

dua jenis, yaitu bahaya subjektif, dan bahaya objektif.

Bahaya subjektif adalah bahaya yang berasal dari diri kita sendiri. Misalnya,

kecerobohan, persiapan yang tidak matang, dan pengetahuan yang minim.

Sebaliknya, bahaya objektif adalah bahaya yang berasal dari luar diri kita.

Misalnya, tiba-tiba ada gempa bumi atau angin ribut.

Saat seseorang keluar dari kondisi normal dan memasuki kondisi survival,

yang harus ditekankan adalah kembali ke kondisi yang normal secepat mungkin

sik dan mental yang baik. Faktor penting lainnya adalah

memelihara keinginan untuk bertahan (

Ada tiga hal penting yang harus selalu diingat ketika menghadapi kondisi

1. semangat untuk mempertahankan hidup,

Semangat dan keinginan untuk bertahan harus selalu d

dalam situasi survival. Semangat adalah kunci penting agar kita dapat berpikir

jernih dan mencari jalan agar selamat dan keluar dari situasi survival. Kesiapan

diri juga merupakan hal pokok yang harus selalu ditumbuhkan dalam diri kita.

Selalu mempersiapkan diri untuk menghadapi hal-hal di luar dugaan kita sangat

membantu untuk keluar dari kondisi survival.

Alat pendukung merupakan hal penting untuk dapat bertahan. Dengan

adanya alat pendukung akan lebih memudahkan untuk dapat keluar dari kondisi

survival. Hal ini juga berhubungan dengan kematangan dalam merencanakan

dan mempersiapkan perlengkapan atau peralatan yang dibawa.

Arena Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

Ada beberapa kebutuhan dasar bagi survivor agar dapat mempertahankan

hidup, yaitu sebagai berikut.

Dalam kondisi survival, komponen pokok untuk perlindungan pribadi yaitu

pemeliharaan suhu tubuh agar tetap normal dan pencegahan luka. Pemeliharaan

suhu tubuh normal sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar.

Pakaian adalah benteng terakhir kita untuk bertahan hidup terutama jika

, dan api berada dalam jumlah terbatas atau tidak ada sama

sekali. Jika survivor memakai pakaian yang sesuai dengan fungsinya, survivor

dapat bertahan hidup dalam jangka waktu yang cukup lama dan dapat memenuhi

kebutuhannya, seperti membuat api,

, dan mencari makanan. Selain

berfungsi sebagai pelindung dari cuaca luar, pakaian juga berfungsi sebagai

pelindung terhadap bahaya luka secara

sik yang diakibatkan oleh tumbuhan,

medan yang terjal, dan gangguan binatang seperti gigitan dan sengatan.

Bivak adalah pelindung survivor terhadap segala hal berbahaya yang berasal

dari lingkungan. Lokasi dan tipe bivak sangat bervariasi bergantung tipe survival

erapa hal yang harus dipertimbangkan dalam memilih

lokasi pembuatan bivak, di antaranya:

a. waktu dan energi yang dibutuhkan untuk membuat bivak,

b. keamanan dan kenyamanan bivak,

d. fasilitas alam seperti pohon, dedaunan dan gua, dan

e. bahan yang dibawa, seperti ponco dan

Peralatan pendukung dibedakan menjadi dua bagian, yaitu:

1) peralatan pendukung kemampuan survivor untuk tetap

2) peralatan pembantu survivor untuk memberi tanda sebagai alat komunikasi

Syarat alat yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan pihak luar harus

kontras dengan alam sekitarnya sehingga dapat menarik perhatian. Contoh benda yang

dapat digunakan sebagai alat komunikasi adalah peluit, cahaya, api, kain, dan asap.

Api sangat penting bagi survivor karena berfungsi sebagai penghangat,

penerang, pemberi tanda, serta untuk memasak makanan dan air. Selain itu,

fungsi api yang tidak kalah pentingnya adalah meningkatkan semangat psikologis

survivor. Api dapat dihasilkan dari korek api, lensa pembesar, dan batu api.

Penjelajahan di Alam bebas (2)

Makanan dan air diperlukan survivor untuk memelihara fungsi metabolisme

tubuh agar tetap normal. Selain itu, makanan dan air diperlukan untuk memelihara

kekuatan dan ketahanan serta untuk mengatasi stres

makanan dapat diperoleh dari tumbuhan dan hewan yang ada di lingkungan

sekitar. Sumber makanan dari tumbuhan terutama berasal dari tumbuhan yang

hanyak mengandung karbohidrat. Dua hal yang harus dipertimbangkan dalam

mencari sumber makanan dari tumbuhan, yaitu:

• harus dapat dimakan, rasanya cukup enak dan sesuai untuk lidah; serta

• tumbuhan tersebut harus tersedia di areal sekitar kita.

Makanan yang berasal dari hewan mengandung nilai yang tinggi terutama

kandungan lemak dan proteinnya. Segala sesuatu yang berjalan, merayap,

berenang, dan terbang dapat digunakan sebagai sumber makanan. Hal yang tidak

kalah penting dalam hal makanan dan minuman adalah survivor harus mengetahui

cara pengolahannya. Hal tersebut sangat penting karena cara pengolahan yang

salah dapat menyebabkan keracunan. Selain makanan, air merupakan faktor

penting dalam bertahan hidup. Seseorang dapat bertahan hidup selama beberapa

minggu tanpa makanan, tetapi seseorang dapat meninggal dunia jika tidak minum

beberapa hari. Oleh karena itu, jika air survivor habis, survivor harus mengetahui

1. Apa yang dimaksud dengan survival?

2. Jelaskan jenis bahaya berdasarkan sumbernya!

3. Sebutkan tiga kebutuhan dasar bagi survivor!

4. Apa yang dimaksud dengan bivak?

5. Sebutkan beberapa pertimbangan untuk pemilihan lokasi bivak!

Api di alam bebas memiliki fungsi

Arena Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

Penjelajahan di alam bebas penting untukmu lebih mengenal alam. Alam

yang indah dapat kamu jelajahi dan memberikanmu banyak manfaat. Manfaat

apa yang kamu rasakan dengan melakukan penjelajahan di alam bebas?

Melakukan penjelajahan di hutan, gunung dan pantai merupakan kegiatan

yang menyenangkan, akan tetapi dalam melakukan penjelajahan diperlukan

persiapan yang sangat matang karena risiko yang akan dihadapi sangat besar.

Adapun peralatan yang harus dipersiapkan yaitu peralatan pribadi dan kelompok,

selain itu makanan yang dibawa juga harus mendukung terhadap kegiatan

Alat pendukung merupakan hal penting untuk dapat bertahan. Dengan

adanya alat pendukung akan lebih memudahkan untuk dapat keluar dari kondisi

survival. Hal ini juga berhubungan dengan kematangan dalam merencanakan dan

mempersiapkan perlengkapan atau peralatan yang dibawa.

Penjelajahan di Alam bebas (2)

A. Berilah tanda silang (×) pada jawaban yang benar!

merupakan hal-hal yang dilakukan dalam

merencanakan penjelajahan adalah ….

a. penentuan maksud dan tujuan

b. pencarian informasi lokasi yang akan dituju

c. penentuan dana yang dibutuhkan

2. Dalam merencanakan perlengkapan yang akan dibawa, perlengkapan

dikelompokkan menjadi ….

3. Berikut adalah perlengkapan yang harus dibawa,

4. Salah satu contoh perlengkapan dasar adalah ….

b. matras d. pisau komando

5. Perlengkapan teknis yang digunakan sebagai alat bantu kelengkapan jalan yaitu ….

a. sendok, piring, dan gelas

6. Hal yang penting dalam menghadapi situasi survival adalah sebagai berikut,

a. semangat c. kedewasaan diri

b. kesiapan diri d. alat pendukung

7. Perlengkapan kelompok adalah ….

a. perlengkapan untuk panjat tebing

b. perlengkapan untuk memenuhi kebutuhan semua anggota

c. perlengkapan yang harus dibawa

8. Contoh perlengkapan kelompok adalah sebagai berikut,

Baca Juga:  Apa Yang Dimaksud Dengan Masyarakat Heterogen

a. tenda c. perlengkapan masak

b. P3K kelompok d. perlengkapan tidur

9. Untuk dapat memelihara suhu tubuh tetap normal diperlukan hal berikut,

b. bivak d. pisau komando

10. Contoh alat yang dapat dipakai untuk berkomunikasi, yaitu ….

Arena Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

B. Jawablah soal-soal berikut dengan benar!

1. Persiapan apa saja yang harus dilakukan sebelum melakukan penjelajahan di

2. Sebutkan hal-hal yang harus ditentukan dalam rencana penjelajahan!

3. Apa saja yang termasuk dalam perlengkapan dasar?

4. Terangkan dengan jelas yang dimaksud dengan perlengkapan teknis dan

5. Apa yang dimaksud dengan bahaya subjektif dan bahaya objektif?

C. Kerjakanlah tugas berikut dengan baik!

1. Buatlah sebuah rencana

2. Praktikanlah cara membuat api unggun pada saat

3. Jika selama melakukan penjelajahan di alam bebas terjadi kekurangan perbekalan

makanan, apa yang sebaiknya kamu lakukan?

A. Berilah tanda silang (×) pada jawaban yang benar!

1. Bola dilemparkan dari atas kepala merupakan teknik melempar yang disebut ….

3. Berikut ini merupakan teknik pukulan dalam permainan bulu tangkis,

4. Pemukul yang digunakan dalam permainan bulu tangkis adalah

5. Gerakan untuk memberikan gaya dorong pada sebuah benda untuk

menghasilkan kecepatan pada benda tersebut dinamakan ….

6. Pada saat memutar badan dan mengayunkan cakram ke samping depan atas,

sudut yang dibentuk adalah ….

7. Nomor lempar yang pelaksanaannya menekankan pada dorongan lengan

Arena Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

8. Sikap yang dilakukan oleh seorang pesilat di awal dan akhir penampilannya

9. Kemampuan tubuh untuk melakukan gerakan dalam waktu sesingkat-

a. daya tahan otot c. kecepatan

b. kekuatan d. kelincahan

10. Salah satu contoh tes yang dapat digunakan untuk mengukur daya tahan

11. Istilah lain untuk kelincahan, yaitu ….

12. Gerakan senam yang menunjukkan bentuk aktivitas gerak dalam kehidupan

13. Di Indonesia senam dikenal mulai tahun ….

14. Renang gaya bebas disebut juga ….

15. Istilah lain untuk meloncat pada renang adalah …

16. Pada saat meluncur, posisi kepala adalah ….

c. menengok ke samping kiri

b. di bawah permukaan air

d. menengok ke samping kanan

17. Bagian tubuh yang pertama masuk ke air pada saat melakukan

18. Penyebab terjadinya banjir adalah sebagai berikut,

a. penebangan hutan dengan liar c. buang sampah sembarangan

d. pendangkalan air sungai

19. Air laut yang meluap dapat menyebabkan terjadinya ….

b. banjir laut d. tsunami

20. Skala pengukuran kekuatan gempa adalah ….

a. skala richter c. skala kecepatan gempa

b. skala intensitas gempa

B. Jawablah soal-soal berikut dengan benar!

1. Bagaimanakah teknik melakukan

2. Jelaskan teknik melakukan lempar cakram!

3. Jelaskan sistern penilaian dalam pertandingan pencak silat!

4. Jelaskan secara singkat perkembangan pencak silat di Indonesia!

5. Jelaskan prosedur pelaksanaan

6. Bagaimanakah teknik meloncat pada renang gaya bebas?

7. Bagaimanakah teknik pengambilan napas pada renang gaya bebas?

8. Apa yang dimaksud dengan banjir sungai, banjir danau, dan banjir laut?

9. Apa yang kamu lakukan jika terjadi gempa bumi?

10. Sebutkan penyebab terjadinya banjir!

Arena Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

: cabang olahraga yang memerlukan kekuatan, ketangkasan,

dan kecepatan yang terdiri atas nomor lari, lompat, jalan,

: bagian permainan yang waktunya tertentu.

: sesuatu yang menyebabkan atau menimbulkan kesusahan,

kerusakan, kerugian, atau penderitaan.

teknik pertahanan untuk membendung bola permainan bola

teknik mengoper bola dari depan dada dalam permainan

kemampuan bertahan terhadap segala pengaruh dari luar

memantul-mantulkan bola ke lantai atau ke tanah dengan

berlari cepat atau pelan dengan langkah-langkah panjang

: bagian terakhir dari suatu perlombaan.

susunan pola penyerangan atau pertahanan.

pemain sepak bola pada bagian tengah.

perangkat peralatan teknik berserta perlengkapannya yang

dipasang pada posisinya dan siap dipergunakan.

: tubuh, badan, atau benda sebagai lawan rohani.

: tetap, tidak berubah-ubah.

: pengaturan suatu kegiatan sehingga peraturan dan tindakan

yang akan dilakukan tidak saling bertentangan atau simpang

sikap siaga dalam bela diri dengan posisi kaki dan tubuh

yang siap menerima serangan.

pemain penjelajah dalam sepak bola.

: jaring yang dibuat khusus untuk permainan olahraga, seperti

bulu tangkis, voli, dan tenis, dipasang melintang membagi

lapangan permainan menjadi dua bagian.

urat yang keras yang berfungsi menggerakan organ tubuh.

teknik mengoper bola dari atas kepala dalam permainan

: proses atau cara menjelajahi (menelusuri daerah).

: proses atau cara meregangkan (tidak kendur).

: gerak badan dengan gerakan terten

dan meregangkan anggota badan.

pukulan permulaan untuk memainkan bola.

pukulan keras yang menukik dan diarahkan ke pihak lawan.

: sikap permulaan pada waktu akan melakukan jalan atau lari

dengan kaki atau tangan tidak boleh menyentuh garis batas

(harus berada di belakang garis batas)

rencana yang cermat mengenai kegiatan untuk mencapai

Arena Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

Api 112, 118, 180, 120, 122

Atletik 41, 42, 47, 48, 154, 158, 222, 224,

Bencana alam 207, 208, 209, 210, 216, 224

Bulu tangkis 141, 142, 150

Daya tahan 62, 65, 66, 174

Gerak 36, 54, 55, 56, 57, 89, 90, 94, 165, 190,

Irama 85, 86, 87, 89, 189, 190, 191, 194

Jalan 108, 109, 110, 115, 116, 120-128, 153,

Jarak 43, 45, 64, 65, 177

Jasmani 61-74, 171, 172, 173, 174, 175, 176,

Jurus 162, 165, 166, 167, 168, 170, 167

Kebakaran 117, 118, 119, 120, 123, 124

Kebugaran 61, 62, 171-180, 172-180, 173,

Kecepatan 36, 62, 64-74, 135-140, 174-180

Kekuatan 62, 63, 101, 211

Ketangkasan 63, 64, 65, 68, 690, 70, 127,

147, 148, 149, 150, 151, 152, 184, 185

Lari 64, 65, 68, 71, 74, 128, 175, 177, 180

Latihan 4, 5, 7, 14, 19, 21, 26, 28, 33, 40, 43,

46, 47, 61, 62, 63, 64, 65, 66, 67, 68,

69, 70, 71, 72, 73, 74, 136, 178, 194,

Lempar cakram 154, 156, 160

Lompat jauh 42, 43, 48, 50, 224

Lompat tinggi 42, 49, 50, 224

Melempar 2, 28, 29, 131, 224

Menendang 3, 4, 5, 6, 18, 31, 32, 130, 132,

Otot 62, 63, 66-74, 86-94, 96-102, 176-180,

Overhead pass 130, 131-140, 222

Pencak silat 51, 52, 53, 54, 57, 58, 59, 161,

Penjelajahan 103-116, 222

Renang 85, 86-94, 95, 96-102, 200-206

Rounders 27, 28, 29, 34, 224

Senam 75, 76, 81, 82, 86, 87, 89, 91, 92, 94,

181, 182, 183, 184, 185, 186, 189, 190,

191, 194, 196, 197, 198, 222, 226

Servis 14, 15, 16, 18, 20, 142, 143–144, 147,

Sikap pasang 52, 55, 56, 57, 164-170

Smes 14, 18, 19-26, 223-226, 225

Strategi 21-26, 34-40, 135-140, 223-226

Taktik 2, 5, 9, 12, 19, 24, 28, 32, 102, 107,

Teknik 3, 14, 15, 19, 25, 26, 28-40, 29-40, 31-

40, 33-40, 37-40, 40, 52-60, 54, 55-60,

57, 58, 79-84, 96-102, 97-102, 99-102,

127-128, 130-140, 131, 139, 140, 142,

142-152, 151-152, 154-160, 155-160,

156-160, 162-170, 164-170, 183-188,

200-206, 201-206, 219-226

Tes 171, 172, 173, 175, 176, 177, 179, 180

Tolakan 43, 45, 154, 155, 156, 160

Arena Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

. Jakarta: PT Tunas Bola.

Dasar-Dasar Mengajar Bola Basket

Bola Voli: Belajar dan Berlatih Sambil Bermain

Coaching dan Aspek-Aspek Psikologis dalam Coaching

Jurnal Wisata dan Olahraga. 2006. Bandung: Jurusan Pendidikan Kesehatan dan

Olahraga: Teknik dan Program Latihan

Pencak Silat: Panduan Praktis

Perencanaan dan Strategi Pembelajaran Penjaskes

Pembelajaran Senam di Sekolah Dasar

Rule Of The Game (Peraturan Permainan) FIFA

Pembelajaran Atletik di Sekolah Dasar.

. Jakarta: Depdiknas Dirjen Dikdasmen.

Bahan kuliah Bulu tangkis

Pedoman Mengajar teknik Dasar Permainan So

Landasan Evaluasi Pendidikan Jasmani

Panduan Praktis Berpetualang di Alam Bebas

Internet, Majalah Olahraga, dan Surat Kabar

SEA Games adalah Pesta Olahraga

Negara-Negara Asia Tenggara (Inggris:

disingkat SEA Games adalah ajang

olaahraga yang diadakan setiap dua

tahun dan melibatkan 11 negara Asia

Tenggara. Peraturan pertandingan di

SEA Games dibawah naungan Federasi

Olahraga Asia Tenggara (Inggris:

Southeast Asian Games Federation

dengan pengawasan dari Komite

Olimpiade Internasional (IOC) dan Dewan Olimpiade Asia (OCA).

Asal-usul SEA Games berhubungan erat dengan

Southeast Asian Peninsular Games

atau SEAP Games. SEAP Games dicetuskan oleh

saat itu Wakil Presiden Komite Olimpiade Thailand. Tujuannya adalah untuk

mengeratkan kerjasama, pemahaman dan hubungan antar negara di kawasan

Thailand, Burma (sekarang Myanmar), Malaysia, Laos, Vietnam dan

Kamboja (dengan Singapura dimasukkan kemudian) adalah negara-negara

pelopor. Mereka setuju untuk mengadakan ajang ini dua tahun sekali. Selain itu

Baca Juga:  Renungan Waktu Tuhan Pasti Yang Terbaik

dibentuk juga Komite Federasi SEAP Games.

SEAP Games pertama diadakan di Bangkok dari 12 sampai 17 Desember

1959, diikuti oleh lebih dari 527 atlet dan panitia dari Thailand, Burma, Malaysia,

Singapura, Vietnam dan Laos yang berlaga dalam 12 cabang olahraga.

Pada SEAP Games VIII tahun 1975, Federasi SEAP mempertimbangkan

masuknya Indonesia dan Filipina. Kedua negara ini masuk secara resmi pada

1977, dan pada tahun yang sama Federasi SEAP berganti nama menjadi

(SEAGF), dan ajang ini menjadi Pesta Olahraga Negara-

Negara Asia Tenggara. Brunei dimasukkan pada Pesta Olahraga Negara-Negara

Asia Tenggara X di Jakarta, Indonesia, dan Timor Leste di Pesta Olahraga Negara-

Negara Asia Tenggara XXII di Hanoi, Vietnam.

Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara XXIII diadakan di Filipina

dari 27 November sampai 5 Desember 2005. Filipina menjadi tuan rumah untuk

Arena Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

Olympiade adalah arena olahraga internasional yang diselenggarakan

secara besar-besaran tiap 4 tahun sekali. Olahraga ini diikuti dan menjadi

dambaan banyak negara sehingga tiap kali diselenggarakan selalu dalam ukuran

besar dengan peserta kolosal. Pada Olympiade 1984 di Los Angeles pesertanya

mencatat record terbanyak yaitu mencapai jumlah 140 negara. Olahraga ini

merupakan lanjutan dari perayaan Olahraga Yunani Kuno. Arena tersebut oleh

diangkat menjadi olympiade modern dan diselenggarakan

pertama kali pada tahun 1896.

ASIAN Games atau pesta olahraga

Asia, secara teratur diselenggarakan 4 tahun

sekali. Tahun 1951 merupakan tahun pertama

peyelenggaraannya. Kala itu di New Delhi

India dengan peserta 600 orang dari 11 negara.

Sejak tahun pertama dari tahun ke tahun, kursi

kejuaraan Asian Games seakan tak terpisahkan

dari kubu Jepang. Tetapi pada Asian Games

IX di New Delhi tahun 1982, Cina berhasil

menumbangkan Jepang pada urutan ke dua.

Asian Games awalnya merupakan ajang

Games diadakan untuk menunjukkan kesatuan

dan kerja sama antar tiga negara, yaitu Kerajaan

Jepang Kepulauan Filiping, dan Republik Rakyat Cina

pertama diadakan di Manila pada tahun 1913. Negara Asia lainnya

berpartisipasi setelah diselenggarakan.

Far Eastern Championship Games

pada tahun 1938 ketika Jepang menyerbu Tiongkok dan aneksasi terhadap

Filipina yang menjadi pemicu perluasan Perang Dunia II ke wilayah Pasi

Setelah Perang Dunia II, sejumlah negara di Asia menerima kemerdekaannya.

Negara-negara baru tersebut meninginkan sebuah kompetisi yang baru di

mana kekuasaan Asia tidak ditunjukkan dengan kekerasan dan kekuatan Asian

diperkuat oleh saling pengertian. Pada Agustus 1948, pada saat Olimpiade

di London, perwakilan India, Guru Du

Sondhi mengusulkan kepada para

pemimpin kontingen dari negara-negara Asia untuk mengadakan Asian

Games. Seluruh perwakilan tersebut menyetujui pembentukan Federasi Atletik

Asia. Panitia persiapan dibentuk untuk membuat rancangan piagam untuk

federasi atletik amatir Asia. Pada Februari 1949, federasi atletik Asia terbentuk

dan menggunakan nama Federasi Asian Games (

menyepakati untuk mengadakan Asian Games pertama pada 1951 di New Delhi,

ibu kota India. Mereka sepakat bahwa Asian Games akan diselenggarakan setiap

Setelah beberapa penyelenggaraan Asian Games, Komite Olimpiade negara-

negara Asia memutuskan untuk merevisi konstitusi Federasi Asian Games.

Sebuah asosiasi baru, yang bernama Dewan Olimpiade Asia (

OCA) dibentuk. India sudah ditetapkan sebagai tuan rumah pada tahun

1982 dan OCA memutuskan untuk tidak mengubah jadwal yang sudah ada. OCA

resmi mengawasi penyelenggaraan Asian Games mulai dari tahun 1986 pada

Asian Games di Korea Selatan.

Pada tahun 1994, berbeda dengan negara-negara lainnya, OCA mengakui

negara-negara pecahan Uni Soviet, Kazakhstan, Kirgistan, Uzbekistan,

Turkmenistan, dan Tajikistan.

adalah seorang juara bulu

tangkis yang telah meraih berbagai gelar kejuaraan

sejak tahun 1920. Lahir 1898, George Thomas mencatat

prestasi karier yang sangat gemilang. Dalam 30 tahun,

90 kali menang di berbagai Kejuaraan Nasional dari

50 kali dalam Kejuaraan Nasional. Atas inisiatif

Thomas telah pula menghadiahkan satu piala besar

berlapis emas seharga 40.000 dolar yang setiap 3

tahun diperebutkan oleh berbagai Negara.

Penyelenggaraan Thomas Cup

1949 di Preston, Inggris dimenangkan oleh Malaya

1952 di Singapura dimenangkan oleh Malaya

1955 di Singapura dimenangkan oleh Malaya

1958 di Singapura dimenangkan oleh Indonesia

1961 di Jakarta, Indonesia dimenangkan oleh Indonesia

1964 di Tokyo, Jepang dimenangkan oleh Indonesia

1967 di Jakarta, Indonesia dimenangkan oleh Malaysia

1970 di Kuala Lumpur, Malaysia dimenangkan oleh Indonesia

1973 di Jakarta, Indonesia dimenangkan oleh Indonesia

1976 di Bangkok, Thailand dimenangkan oleh Indonesia

1979 di Jakarta, Indonesia dimenangkan oleh Indonesia

1982 di London, Inggris dimenangkan oleh Republik Rakyat Cina

1984 di Kuala Lumpur, Malaysia dimenangkan oleh Indonesia

1986 di Jakarta, Indonesia dimenangkan oleh Republik Rakyat Cina

1988 di Kuala Lumpur, Malaysia dimenangkan oleh Republik Rakyat Cina

Arena Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

1990 di Tokyo, Jepang dimenangkan oleh Republik Rakyat Cina

1992 di Kuala Lumpur, Malaysia dimenangkan oleh Malaysia

1994 di Jakarta, Indonesia dimenangkan oleh Indonesia

1996 di Hongkong, dimenangkan oleh Indonesia

1998 di Hongkong dimenangkan oleh Indonesia

2000 di Kuala Lumpur, Malaysia dimenangkan oleh Indonesia

2002 di Guangzhou, Republik Rakyat Cina dimenangkan oleh Indonesia

2004 di Jakarta, Indonesia dimenangkan oleh Republik Rakyat Cina

2006 di Sendai dan Tokyo, Jepang dimenangkan oleh Republik Rakyat Cina

2008 di Jakarta, Indonesia dimenangkan oleh Republik Rakyat Cina

Setelah penyelenggaraan Thomas cup di London,

permainan bulu tangkis putrid asal Inggris telah pula

menyatakan kesediaannya untuk menyumbangkan

sebuah piala bagi Turnamen Internasional Regu

merupakan permainan wanita andalan Inggris yang

sangat terkenal. Sejak pertama kali diperebutkan 1956-

1957 di Lytham St Annes Inggris, Piala Uber belum

pernah jatuh ke Eropa, bahkan negara kelahirannya

1957 di Lancashire, Inggris dimenangkan oleh Amerika

1960 di Philadelphia, Amerika Serikat dimenangkan oleh Amerika Serikat

1963 di Wilmington, Amerika Serikat dimenangkan oleh Amerika Serikat

1966 di Wellington, Selandia Baru dimenangkan oleh Jepang

1969 di Tokyo, Jepang dimenangkan oleh Jepang

1972 di Tokyo, Jepang dimenangkan oleh Jepang

1975 di Jakarta, Indonesia dimenangkan oleh Indonesia

1978 di Auckland, Selandia Baru dimenangkan oleh Jepang

1981 di Tokyo, Jepang dimenangkan oleh Jepang

1984 di Kuala Lumpur, Malaysia dimenangkan oleh Republik Rakyat Cina

1986 di Jakarta, Indonesia dimenangkan oleh Tiongkok

1988 di Kuala Lumpur, Malaysia dimenangkan oleh Tiongkok

1990 di Nagoya dan Tokyo, Jepang dimenangkan oleh Tiongkok

1992 di Kuala Lumpur, Malaysia dimenangkan oleh Tiongkok

1994 di Jakarta, Indonesia dimenangkan oleh Indonesia

1996 di Hongkong dimenangkan oleh Indonesia

1998 di Hongkong dimenangkan oleh Tiongkok

2000 di Kuala Lumpur, Malaysia dimenangkan oleh Tiongkok

2002 di Guangzhou, Tiongkok dimenangkan oleh Tiongkok

2004 di Jakarta, Indonesia dimenangkan oleh Tiongkok

2006 di Sendai dan Tokyo, Jepang dimenangkan oleh Tiongkok

2008 di Jakarta, Indonesia dimenangkan oleh Cina

PON (Pekan Olahraga Nasional)

PON, Pekan Olahraga Nasional 1948 di kota

Solo. Penyelenggaraan pesta Pekan Olahraga

Nasional pertama sejak kemerdekaan RI tersebut

mempunyai nilai sejarah yang tidak sekedar dicatat

dalam peristiwa olahraga tetapi akan dikenang

sepanjang masa dalam Sejarah Kemerdekaan RI.

Pesta Olahraga ini memberikan arti politis sangat

besar terhadap republik yang hampir kucar-kacir

karena aksi Belanda yang ingin menduduki kembali

bumi pertiwi. Para atlet PON-I itu bertanding untuk

Indonesia benar-benar sudah ada. Dan memang,

pers Internasional kemudian melaporkan arena

itu sebagai salah satu bukti eksistensi Republik

PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh

PSSI terbentuk 19 April 1930, masa dimana

pemerintahan kolonial masih selalu curiga pada

semua organisasi yang bersifat nasional. Tahun

1931 mulai menyelenggarakan kompetisi dengan

memperebutkan Kejuaraan nasional di kota Solo.

Sejak tahun 1931, hingga tahun 1943 secara teratur

kejuaraan tersebut diselenggarakan dengan baik.

Tetapi selama 6 tahun pernah terhenti yaitu di

masa penjajahan Jepang dan pada tahun-tahun

awal kemerdekaan, dan berlanjut sampai 1950.

Arena Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia)

Komite Olahraga Nasional (KON) atau Komite

Olahraga Nasional Indonesia (KONI) adalah lembaga

otoritas keolahragaan di Indonesia.

Polemik mengenai penamaan ini muncul karena

terbitnya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang

Sistem Keolahragaan Nasional dan Peraturan Pemerintah

Nomor 16 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan

Keolahragaan yang tidak menyebutkan nama KONI,

melainkan KON dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

Dalam Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa pada

30 Juli, disepakati bahwa nama KONI dipertahankan

dan dibentuk KOI yang akan menjalankan fungsi sebagai

komite olimpiade nasional (

National Olympic Commitee

NOC) Indonesia. Walaupun begitu, polemik masih

muncul terutama dari kalangan Pemerintah dan DPR yang mengganggap masih

ada hal-hal yang bertentangan dengan UU dan PP tersebut, terutama mengenai

penamaan dan keanggotaan KONI.

Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Penjelajahan Kecuali

Source: https://termasyhur.com/hal-hal-yang-perlu-diperhatikan-dalam-penjelajahan-kecuali

About Merry Rianna